Analysis of Maslahah mursalah on the Problem of Absentee Land Ownership in Gresik Regency

Authors

  • Si Yusuf Al Hafiz Universitas Kristen Cipta Wacana, Malang
  • Musleh Harry Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang

DOI:

https://doi.org/10.38073/rasikh.3983

Keywords:

Agrarian Law, Absentee Land, Maslahah mursalah Land Reform

Abstract

Although Government Regulation Number 41 of 1964 explicitly prohibits absentee land ownership, the practice of agricultural land control by owners domiciled outside the sub-district remains prevalent, particularly in Gresik Regency. This study aims to analyze the factors contributing to the persistence of absentee land practices in Wonosari Hamlet, Banyuurip Village, and to review its implications from the Maslahah mursalah perspective. This research employs a juridical-empirical method with a sociology of law approach. Data were obtained through field observations and in-depth interviews with landowners, village officials, and the National Land Agency (BPN). The results indicate that the dominant factors driving absentee ownership are economic investment motives by urban residents (Surabaya) and weak land administration supervision at the village and sub-district levels. From the Maslahah mursalah perspective, this practice contradicts the principle of public interest as it undermines the preservation of wealth (hifz al-mal) and life (hifz al-nafs) of the local community. The abandonment of productive land deprives local tenant farmers of economic access, triggering unemployment and agrarian structural inequality. Therefore, a revitalization of the local government’s role in enforcing land redistribution sanctions is necessary to achieve substantive agrarian justice.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ady Kusnady. Penelitian Tentang Efektifitas Peraturan Perundang-Undangan Larangan Tanah Absentee. Badan Pembinaan Hukum Nasional Dept.Kehakiman dan HAM RI, 2001. Jakarta. //perpustakaan.unkris.ac.id/index.php?p=show_detail&id=8065&keywords=.

Afrianda, Afrianda, and Basri Basri. “Efektivitas Aturan Kepemilikan Tanah Secara Absentee Di Gampong Suak Raya Kabupaten Aceh Barat.” Jurist Argumentum: Pemikiran Intelektual Hukum 2, no. 1 (2024). https://doi.org/10.35308/jjm.v2i1.9908.

Azis, Muhammad Nur Ichsan. “Diaspora Dan Pembentukan Identitas Etnis Arab Di Kota Manado.” Handep: Jurnal Sejarah Dan Budaya 4, no. 1 (2020): 61–86. https://doi.org/10.33652/handep.v4i1.107.

Boedi Harsono. Hukum Agraria Indonesia Jilid 1 Sejarah Pembentukan Undang-Undang Pokok Agraria, Isi dan Pelaksanaannya. Universitas Trisakti, 2008.

Burhan Ashshofa. Metode Penelitian Hukum. Jakarta : Rineka Cipta, 2010.

Dahlan, Abd Rahman. Ushul fiqh. Cet. 1. Jakarta: Amzah, 2010.

Fauzi, Noer. Bersaksi untuk pembaruan agraria: dari tuntutan lokal hingga kecenderungan global. Insist Press bekerja sama dengan Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) dan Lingkar untuk Pembaruan Desa dan Agraria, 2003.

Hafiz, Si Yusuf Al. “Meninjau Ulang Kebijakan Larangan Kepemilikan Tanah Absentee Di Indonesia: Studi Komparatif Dengan Negara Jepang.” Universitas Gadjah Mada, 2025. https://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/263285.

Herdiyanti, Chita. “Kepemilikan Tanah Absentee Oleh Pegawai Negeri Sipil Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 1977.” ACTA DIURNAL Jurnal Ilmu Hukum Kenotariatan 1, no. 1 (2017): 1.

Indonesia, Badan Pusat Statistik. “Badan Pusat Statistik. (2025). Rumah Tangga Usaha Pertanian.” Accessed January 25, 2026. https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2025/09/01/2461/nilai-tukar-petani--ntp--agustus-2025-sebesar-123-57-atau-naik-0-76-persen-.html.

J. Jatiswara. “Kepemilikan Hak Atas Tanah Pertanian Absentee Dalam Perspektif Maqashid Syariah.” Jatiswara 37, no. 2 (2022).

Johnny Ibrahim. Teori Dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif. Bayumedia, 2006.

Larasati, Dewi. “Eksistensi Tanah Absentee Karena Pewarisan Di Kabupaten Klaten.” Universitas Gadjah Mada, 2019. https://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/183052.

Lee, Kangoh. “Absentee Ownership, Land Taxation and Surcharge.” The Annals of Regional Science 62, no. 1 (2019): 47–68. https://doi.org/10.1007/s00168-018-0880-7.

Mako, Yovita, and Moh Saleh. “Pengaturan Tanah Absentee Dalam Efektifitas Penyelenggaraan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).” Jurnal Hukum 20, no. 1 (2023): 66–75.

Marhendi, Marhendi. “Analisis Yuridis Kepemilikan Tanah Pertanian Secara Absentee Dihubungkan Dengan Peraturan Pemerintah Nomor 224 Tahun 1961 Dan Permasalahannya Di Kabupaten Cirebon.” FOCUS: Jurnal of Law 2 (October 2021): 85–109. https://doi.org/10.47685/focus.v2i1.179.

Muhannad Siddiq Armia. Penentuan Metode dan Pendekatan Penelitian Hukum. Lembaga Kajian Konstitusi Indonesia (LKKI), 2022. https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/22862/.

Munandar, Aris. “Analisis Ekonomi dan Potensi Pengembangan Wilayah Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen.” Thesis, UNS (Sebelas Maret University), 2010. https://digilib.uns.ac.id/dokumen/18127/Analisis-Ekonomi-dan-Potensi-Pengembangan-Wilayah-Kecamatan-Gemolong-Kabupaten-Sragen.

Nuradini, Priasti, and Aminah Aminah. “Pelaksanaan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap Terhadap Tanah Berstatus Absentee.” Notarius 16, no. 1 (2023): 382–92. https://doi.org/10.14710/nts.v16i1.42289.

Perkasa, Surya Rimba, Imam Koeswahyono, and Mohammad Hamidi Masykur. “Agricultural Absentee Land Ownership Rules: Problem or Solution for Farmers on Food Resilience Program?” BHUMI: Jurnal Agraria Dan Pertanahan 10, no. 2 (2024): 142–54. https://doi.org/10.31292/bhumi.v10i2.783.

Putri. “Mengapa Dilarang Memiliki Tanah Pertanian secara Absentee?” KOMPAS.com, December 7, 2023. https://www.kompas.com/skola/read/2023/12/07/110000769/mengapa-dilarang-memiliki-tanah-pertanian-secara-absentee-.

Rafie, Muhammad Abdussalam, and Willson Chandra Happier. “Sejarah Perkembangan Hukum Agraria Di Indonesia Sebelum Dibentuknya Undang-Undang No. 5 Tahun 1960 Tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA) Dan Dampaknya Bagi Keadilan Di Masyarakat.” JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH 2, no. 5 (2024): 340–50. https://doi.org/10.61722/jssr.v2i5.2677.

Rasyid, Suardin Abd, Ritha Safithri Lapasere, and Moh Nutfa. “Ketimpangan Penguasaan Tanah, Kemiskinan, Dan Strategi Bertahan Hidup Masyarakat Petani Di Desa Langaleso Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi.” Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia 7, no. 8 (2022): 10320–36. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v7i8.9075.

Rustiana, Eka, and Kholid Hidayat. “Kepemilikan Hak Atas Tanah Pertanian Absentee Dalam Perspektif Maqashid Syariah.” JATISWARA 37, no. 2 (2022): 185–94. https://doi.org/10.29303/jtsw.v37i2.395.

Rustiana, Eka, Heri Junaidi, and Antoni Antoni. “Tanah Absentee Dari Warisan Keluarga Di Desa Daya Murni Jalur 16 Muara Sugihan Banyuasin Dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam.” Usroh: Jurnal Hukum Keluarga Islam 5, no. 1 (2021): 55–72. https://doi.org/10.19109/ujhki.v5i1.9140.

Simatupang, Taufik H. “Tanggung Jawab Dan Kewajiban Hak Atas Tanah Bagi Pemiliknya (Kajian Land Reform: Hukum Sebagai Sarana Melakukan Perubahan Sosial Masyarakat).” Lex Jurnalica 12, no. 3 (2015). https://doi.org/10.47007/lj.v12i3.1218.

Soekanto, Soerjono. Pengantar penelitian hukum. Penerbit Universitas Indonesia (UI-Press), 2006.

Soemitro, Ronny Hanitijo. Metodologi Penelitian Hukum Dan Jurimetri. Ghalia Indonesia, 1990.

Supratikno, Samudra Ivan, Armaidy Armawi, and Djaka Marwasta. “Pemanfaatan Neraca Penatagunaan Tanah Dalam Mendukung Penyusunan Sistem Informasi Ketahanan Pangan Pokok Wilayah (Studi Di Kabupaten Sleman Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta).” Jurnal Ketahanan Nasional 22, no. 1 (2016): 1. https://doi.org/10.22146/jkn.10653.

Syaifullah, M. Khalid Gibran. “Prinsip Keadilan Dalam Kepemilikan Tanah Absentee.” Iuris Studia: Jurnal Kajian Hukum 6, no. 2 (2025): 460–64. https://doi.org/10.55357/is.v6i2.955.

T, Berlian Elisabeth. “Eksistensi Pemilikan Tanah Pertanian Secara Absentee Di Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan.” Universitas Gadjah Mada, 2020. https://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/185126.

Widiyanto, Deni, and Sri Wahyu Handayani. “Efektifitas Pengelolaan Tanah Absentee Pada Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap.” Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 3, no. 5 (2025): 7164–72. https://doi.org/10.61104/alz.v3i5.2338.

Downloads

Published

2026-04-12

How to Cite

Al Hafiz, Si Yusuf, and Musleh Harry. 2026. “Analysis of Maslahah Mursalah on the Problem of Absentee Land Ownership in Gresik Regency”. Al-Rasῑkh: Jurnal Hukum Islam 15 (1):17-29. https://doi.org/10.38073/rasikh.3983.

Issue

Section

Articles